By : Nur Rahmah Masda
Kumasukkan
sandi apartemenku lalu masuk ke dalam setelah pintunya terbuka. Aku tersenyum
memandang sosok yang tertidur di sofa ungu ruang tamu. Lelaki tampan yang
berstatus kakakku, kakak tiriku lebih tepatnya. Lucas Hamilton. Dia selalu
seperti ini. Menunggu ku pulang ke rumah. Percayalah, aku benar-benar beruntung
memiliki kakak seperti dia. Dia menyayangiku, bahkan bisa dibilang sangat
menyayangiku. Sebenarnya aku tidak tega membangunkannya, tidurnya terlihat
sangat pulas. Tapi, jika kubiarkan saat bangun dipagi hari seluruh tubuhnya
pasti pegal-pegal. Ahh baiklah. Kuletakkan perlengkapan melukisku disamping rak
sepatu lalu melangkah menghampiri kakakku tercinta.




