Tuesday, 17 February 2015

Selamat jalan....ABDUL GAFFAR

By : Qanith Kurniawan A.K.A Niwax


Masih terkenang Pagi itu, tepatnya pukul 07.55...
ketika kuliah yang kadang kadang menjadi “nina bobo” belum dimulai, menunggu dosen diruang kelas sambil berselancar didunia maya. mendadak dari HP muncul panggilan dari salah satu sahabat, mengabarkan suatu hal tentang dirimu Gaffar, yang tiba tiba membuat jantung berdegup keras...”sangat kaget”  mungkin kata yang lebih tepat.

“niwa’.. meninggal mi Gaffar, tadi pagi ...”

HUAAA...!!!

By : Qanith kurniawan A.K.A Niwax

 

Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarakatuh...!



Aahhh...tidak terasa sudah ada berbulan bulan sejak terakhir kali nulis notes di mari, kalo gak salah hari hari setelah lebaran tahun 2014 lalu. Saat itu banyak hal yang membuat pemilik akun yang kece ini (kurang lebih begitu...hehe) agak malas dan ogah-ogahan lagi buat nulis panjang kali lebar seperti notes notes sebelumnya.

Entah lah bila teman teman yang biasanya baca tulisan saya yang berupa cerita “true story”, opini, sekedar curcol maupun yang sifatnya mengarah ke da’wah islamiyyah sudah beralih kiblat ke SocMed yang laen. Dianggap lebih keren dengan menggunakan media media tersebut dan yang pastinya “lagi trend-trendnya”. Ah sudahlah...lagian siapa juga friend’s pesbuk yang mau jadi pembaca setia tulisan amburadul saya....hiks! *lupakang ma’..*

Mari makan bersamaku



Pagi ini, aku terbangun dari tidur nyenyakku. Aku dibangunkan alarm handphone-ku, kuperhatikan catatan yang ada, "rapat angkatan" begitulah yang tertulis. Aku mengucek mataku kembali. Aku agak malas mendengar kata itu. "Tak usah hadir", "tak ada gunanya" si tanduk merah kembali membisikkan mantra keramatnya di telingaku. Aku mulai ditariknya ke pusat gravitsa pagi, kasur.

Mari saya kerjakan untukmu







Terkadang kita melihat seorang teman yang kesulitan dan bahkan bisa dikatan dia dalam posisi "di ujung tanduk". Akan tetapi, kita mendiamkannya saja. Membiarkan teman kita tersebut menderita sendiri dengan berdalih "Maaf, saya juga sibuk", "Maaf, tapi saya tak kenal siapa kamu", "Maaf, tapi saya punya tugas yang banyak". Itulah kita, tanpa kita sadari, baik mau mengakui maupun tidak.

Pemuda dan ahli berlian

By : Jabal Rachmat




Alkisah, ada seorang pemuda yang amat ingin menjadi seorang berlian. Di kota tempat tinggalnya, ada seorang ahli berlian yang amat terkenal dan baik hati. Dia memutuskan untuk berguru pada ahli berlian tersebut. Saat sampai di tempat ahli berlian itu, sang pemuda langsung berkata "wahai ahli berlian, ajarkanlah aku cara membuat berlian yang indah". Sang ahli berlian tak banyak bicara, ia langsung mengambil selembar kain dan sebongkah batu, lalu memberinya pada pemuda tersebut. "Tutuplah matamu dengan kain ini lalu peganglah batu ini". Lalu si pemuda pun melaksanakan yang diperintahkan oleh si ahli berlian tadi.

Sunday, 15 February 2015

Manfaat Buah Manggis Untuk Kesehatan

 By : A. Rezky ramdhani

 

 


Buah manggis adalah buah yang berasal dari Indonesia dan negara-negara yang beriklim tropis. Selain di Indonesia, buah manggis juga banyak terdapat di negara Malaysiam Thailand, SIngapura, Vietnam. Buah Manggis mempunyai nama ilmiah sebagai Garcinia Mangostana.
Manggis terdiri dari 3 bagian utama. 3 Bagian tersebut antara lain adalah kulit manggis yang ungu, dan mempunyai daging yang berwarna putih yang terdiri dari segmen-segmen yang mirip seperti biah jeruk. Kulit luar manggis bernama pericarp, terkadang sangat sulit ketika dibuka karena terkadang keras.
Buah Manggis selain rasanya yang sangat manis juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Di antara banyak manfaat manggis tersebut antara lain adalah:

Dia Sudah Pergi...

By : Zindy Regita


Ciyee, yang lagi pegang kuenya :')
We are we are we are we are...

Made by your friend. I'm crying..
Selamat jalan kak.
20 Desember 1995 - 12 Februari 2015
February 14th, 2015

Jenuh.

By : Zindy regita
     Jadi mahasiswa itu melelahkan, apalagi mahasiswa tahun pertama alias maba. Kepalaku sakit. Terlalu banyak yang harus dipikirkan, terlalu banyak yang harus dikerjakan, terlalu banyak yang harus dikorbankan. Aku jenuh? Ya. Kepalaku sakit. Entah faktornya apa. Mungkin saja karena terlalu banyak hal yang bergentayangan di otak ini. Benar-benar memusingkan.
     Terkadang aku berpikir, "kenapa begini banget sih?" "rempong banget jadi maba"
   
      Lelah. Aku butuh waktu untuk bermain, nonton film, baca novel, dan semua hal menyenangkan lainnya. Ya, hari ini aku mendapatkan sedikit "jatah waktu" untuk menonton film mengharukan Miracle in Cell No. 7 yang direkomendasikan oleh teman-temanku. Tapi tetap saja, kepalaku sakit.
      Ada apa sebenarnya?