Sunday, 15 February 2015

Jenuh.

By : Zindy regita
     Jadi mahasiswa itu melelahkan, apalagi mahasiswa tahun pertama alias maba. Kepalaku sakit. Terlalu banyak yang harus dipikirkan, terlalu banyak yang harus dikerjakan, terlalu banyak yang harus dikorbankan. Aku jenuh? Ya. Kepalaku sakit. Entah faktornya apa. Mungkin saja karena terlalu banyak hal yang bergentayangan di otak ini. Benar-benar memusingkan.
     Terkadang aku berpikir, "kenapa begini banget sih?" "rempong banget jadi maba"
   
      Lelah. Aku butuh waktu untuk bermain, nonton film, baca novel, dan semua hal menyenangkan lainnya. Ya, hari ini aku mendapatkan sedikit "jatah waktu" untuk menonton film mengharukan Miracle in Cell No. 7 yang direkomendasikan oleh teman-temanku. Tapi tetap saja, kepalaku sakit.
      Ada apa sebenarnya? 
      Aku takut.
      Tiap kali kepalaku sakit, aku selalu takut. 
       Aku sudah minum obat, tapi masih tetap sakit.
       Aku memang sedang berada di titik jenuhku sebagai mahasiswa baru. Waktuku terkuras habis. Tidakkah kalian mengerti? Aku ini manusia. Aku bukan robot. AKU BUKAN ROBOT!! Aku lelah. Aku mengerti, kalian menganggap ini terlalu berlebihan. Terlalu lebay. Aku minta maaf, tapi aku saja masih heran dan bertanya-tanya, inikah fakultas yang memang ku inginkan?

       Aku menyukai pelajarannya, aku menyukai labnya. Tapi aku tidak menyukai kesibukannya. Walaupun begitu, ketika ada waktu luang seperti saat ini, aku juga tidak terlalu menyukainya. Mungkin aku sudah nyaman dengan kesibukan itu. 
       Minggu depan adalah minggu tersibuk, mungkin. Terlalu banyak. Terlalu banyak. Terlalu banyak. Intinya, aku lelah dan jenuh. Moodboosters ku tidak terlalu berpengaruh untuk menaikkan mood ku. Aku tidak ingin menyerah secepat ini. Aku ingin berjuang sampai aku benar-benar merasakan dunia farmasi yang kata mereka sangat menyenangkan. Aku ingin bertahan.
       Aku tahu, mengeluh hanya akan membuat beban di pundak ini terasa lebih berat.

       Sekarang aku tahu, permasalahannya disini adalah... diriku sendiri. 
       Aku hanya perlu mengatur waktuku dengan baik. Kalaupun tidak bisa, ya aku hanya perlu menjalaninya dengan santai tapi serius. Seperti saran mereka. Entahlah, aku juga masih bingung. Hey, kepalaku masih sakit!

       Aduh, dimana sih rasa syukurmu itu? Aku mau kuliah, aku dikuliahkan. Aku mau masuk farmasi, aku lulus di farmasi. Lalu, apa lagi? Kau mau santai-santai di farmasi? Big NO. Dulu, aku pikir kata "sibuk di farmasi" tidak seperti ini. Aku benar-benar keliru.     
       Mungkin aku merasa seperti ini karena merasa ketinggalan. Teman-temanku sangat pintar. Coba lihat bukunya Ethel Sloane atau Sherwood Lauralee itu! Mereka dengan cepat mengerti semuanya, tapi aku? Lihat, aku benar-benar menyedihkan. 
       Sudahlah, aku mungkin harus tidur lagi. Semoga saja sakit kepala ini cepat hilang, tapi aku tidak terlalu yakin.
       Semoga.


http://zindyree.blogspot.com/2014/11/jenuh.html

No comments:

Post a Comment